KISAH PANJANG KOES PLUS


SUMBER: Majalah TOP No. 26
KOES PLUS memulai kisah perjalanannya yang panjang di dunia musik dengan band Teen Ager’s Voice yang dibentuk Tonny Koeswoyo sekitar tahun 1952.Setelah bertukar nama menjadi Irama Remaja dengan anggotanya Sophan Sophian ,band ini terpaksa dikubur untuk kemudian Koes & Bros. Dalam grup terbaru anak2 pak Koeswoyo itu terselip pula nama Jan Mintaraga yang sekarang dikenal sebagai pelukis komik. Baca Kelanjutannya..

Rabu, 10 Februari 2010

JACK LESMANA :" Musik Koes Plus Tidak ada Artinya"

Kalau mau ditokohkan yang namanya Jack Lesmana ini termasuk tokoh musik lama yang memilih aliran Jazz,sehingga dalam setiap kesempatan dia memperagakan kreasi musiknya kepada orang banyak,selalu tidak mau peduli apakah karyanya cukup enak sampai kekuping. Nada improvisasinya lebih condong untuk dikatakan jazz pop. Ketika ada pertanyaan yang ada sangkut pautnya dengan kelompok Koes Plus, Jack Lesmana berujar begini :

”Kalau kita berbicara tentang musik, sama juga kita berbicara makanan, karena menyangkut soal selera. Sekarang misalnya musik saya, kalau ditanya kepada orang yang kebetulan tidak sama seleranya dengan saya pasti dia akan mengatakan tidak senang. Dan sebaliknya kalau ditanyakan kepada yang seleranya sama dengan saya, malah akan mengatakan tidak senang pada lagu-lagu yang lain. Ya nggak?? Begitu juga saya. Tapi bagi saya begini. Musik2 Koes Plus tidak ada artinya, kalau lagunya bagi saya ada artinya. Makanya setiap karya saya di nada improvisasi itu saya sengaja 80 % memakai lagu2 Pop termasuk lagu Koes Plus. Ini maksudnya untuk membuktikan bahwa lagu itu bisa dibuat begini (maksudnya nada improvisasi) dengan baik. Ini menurut saya. Tentu pendapat orang ada yang lain. ”

”Saya tahu kemampuan Tonny, bukan hanya sampai disitu. Sebab saya sudah lama kenal dia. Dan saya yakin Tonny mampu membuat lagu2 yang lebih baik,soalnya sekarang bagaimana dia, kalau dia punya sasaran melulu komersiil nah persoalanya jadi lain.”

Still sederhana yang dianut Koes Plus saat ini terasa bagai virus pada group2 lain,. Sehingga sebagian besar dari mereka melatahkan diri dalam kesederhanaan. Bahkan tanpa disadari banyak diantaranya kurang memperhatikan pemakaian kata2 dalam lagu2 yang dia cetak. Dan akibatnya tidak jarang yang tergelincir kedalam kelompok lagu2 berkata jorok.

Sumber : majalah TOP no 26
Ditulis ulang sesuai ASLINYA untuk penggemar KPB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

test komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini